Layanan

Konsultan Operasional Peternakan Ayam

Kami konsultan operasional peternakan ayam yang lahir dari pengalaman langsung di lapangan — bukan dari deck PowerPoint. Tim Agric.id menjalankan broiler, layer, hatchery, dan rumah potong unggas di berbagai skala, mulai dari farm independen sampai operasi terintegrasi. Yang kami tawarkan bukan konsultasi generik, tapi intervensi praktis untuk masalah nyata: FCR yang tidak masuk, mortalitas yang naik, biosekuriti yang bocor, atau cold chain yang tidak konsisten.

Apa yang kami kerjakan

Spesialisasi kami menyentuh seluruh siklus peternakan ayam:

  • Broiler farming — optimalisasi feed efficiency, manajemen closed-house, protokol biosekuriti, dan stock-flow pakan dari gudang ke kandang.
  • Layer farming — production tracking per pen, egg grading, integrasi data produksi ke pelaporan keuangan harian.
  • Hatchery — manajemen incubator, hatchability rate, traceability DOC dari setting sampai distribusi.
  • Slaughterhouse — efisiensi lini processing, cold chain management, traceability batch, dan integrasi payroll lapangan ke sistem keuangan.

Setiap engagement dimulai dengan audit operasional di lapangan, bukan dengan workshop di hotel. Kami sit-in di morning briefing, walk pen demi pen, dan baca laporan kandang yang sebenarnya — lalu dari sana kami bedah di mana cost leakage terjadi dan apa yang bisa diperbaiki dalam 30, 90, dan 180 hari.

Pengalaman

Founder kami, Jati Pikukuh, memimpin BroilerX selama lebih dari enam tahun sebagai CTO — perusahaan yang dimulai sebagai software company lalu tumbuh menjadi operasi peternakan unggas end-to-end yang didanai venture capital. Tim Agric.id pernah jadi farm manager, pernah duduk berhadapan investor, dan pernah hands-on di kandang sambil debug ERP yang sama. Itu memberi kami sudut pandang yang jarang dimiliki konsultan biasa: kami tahu bagaimana keputusan strategis di ruang rapat menerjemahkan diri (atau gagal menerjemahkan diri) ke kondisi nyata di kandang.

Pendekatan

  • 1. Mulai dari operasional, bukan dari sistem. Sistem yang baik dibangun di atas operasional yang jelas. Kami benerin alur kerjanya dulu, baru meletakkan teknologi.
  • 2. Data jadi single source of truth. Spreadsheet yang menumpuk dan WhatsApp report harian bukan data — itu noise. Kami integrasikan production, inventory, dan finance ke satu pipeline lewat ERP yang dirancang untuk agribisnis.
  • 3. Practical over fancy. Tidak setiap masalah perlu AI. Kadang yang dibutuhkan hanya SOP yang dipatuhi dan KPI yang konsisten. Kami akan jujur kalau teknologi bukan jawabannya — tapi ketika benar-benar relevan, kami juga sediakan AI computer vision untuk peternakan yang sudah dilatih dengan footage farm asli.

Case study terkait

Mau diskusi konkret tentang operasional peternakan Anda?

Ceritakan tantangan yang sedang Anda hadapi — broiler, layer, hatchery, atau slaughterhouse — dan kami siapkan opsi pendekatannya.

Diskusikan proyek Anda